Karena cinta,
aku jadi terbiasa mengingat mu
merindukan mu dan mengharapkan mu…
meski belum seutuh nya aku memeliki mu,
jalanan berekrikil penuh liku dan duri,
aku pertahankan nama mu di hati,
cemoohan itu adalah kerikil,
bahasa itu adalah duri untuk ku,
namun aku masih setia pada siang dan malam nya,
kau tahu…?
Aku memimpikan seorang yang membuat aku lebih mengerti akan cinta,
Di selaput mata terbiasa ku menahan debu, tp tak selama nya aku bias
menahan,
Suatu saat aku akan pergi tinggalkan kenangan bersama mu kini,
Dan kita sama-sama belajar menerima kenyataan,
Manis atau pun pahit,
No comments:
Post a Comment