Sampai batas
waktu yang tak bisa ditentukan,
Aku berlalu
tanpa kepastian,
Mengejar
demonstrasi hidup,
Cita dan citra
kebebasan moderen,
Mengarah pada
definisi dan makna pergerakan,
Masa
berkerumun demi sepasang mata,
Melirik ke
segala penjuru,
Mencengkram
ram kawat berduri,
Berjejer
aparat bersenjata,
Tenteng
komando berlayar,
Aku diam,,,
Dengan
pengeras di bahu,
Teriak
sesekali mejadi penyemangat,
Terhentak kaki
barisan brigade,
Menghalang
jalan demokrasi cinta,
Teriakan
histeris semakin menjadi,
Aku menerobos
pertahanan bagai tanpa busana,
Demonstrasi di
jalan kedamaian,
Menuju rumah keadilan,
Wahai penguasa
negeri,
Kaki ku
mewakili kaki rakyat,
Teriak kan ku
mewakili nurani rakyat,
Perjuangan ku
bahasa rakyat,
Subang, 14 September 2011
“Demonstrasi”
Dalam catatan merah
Maulana eL-saLim
No comments:
Post a Comment